IMPLIKASI NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BAGI KELOMPOK USIA TK

Nurtaqwa Amin, Hariratul Jannah, Emma Bazergan

Sari


NLP, terdiri atas tiga kata, yaitu Neuro, Linguistik  Dan Programming. Unsur pertama NLP secara harfiah, Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitar kita setelah mendapatkan stimulus. Unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistik. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa menggambarkan apa yang kita alami. Bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat mengkomunikasikannya kepada orang lain; maka manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana tertentu agar kualitas hidupnya meningkat. Inilah yang disebut programming dalam NLP sebagai unsur ketiga. Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Jadi neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus  dari luar. Linguistik, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri. Manusia dibekali potensi kecerdasan otak dan potensi linguistik. Melalui pendekatan NLP, dapat diprogram sesuai apa yang diinginkan dengan sebuah perubahan/transformasi diri, oleh karena itu dapat diprogram sebuah konsep tranformasi untuk membentuk karakter anak dalam berbahasa positif dengan mengirim stimulus pada pikiran bawah sadar melalui tahapan asumsi-asumsi NLP dalam bentuk afirmasi positif.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A.M., Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Cet. ke - 19. Jakarta : RajaGrafindo Persada

Anonim. 2013. “Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi Edisi IX”. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian pendidikan dan Kebudayaan.

Ashshiddiqi, T.M.Hasbi., et.al.(penterjemah). 1971. Alqur’an dan Terjemahnya.Jakarta : Yayasan Penyelenggara Penterjemah / Pentafsir Alqur’an.

Badran, Amr Hasan Ahmad. 2010. Cara Islam Mencerdaskan Otak. Cet.ke-1. Solo:Iltizam.

Elfiky, Ibrahim, Dr. 2007. Terapi NLP Neuro-linguistic Programming. Cet.ke-2. Jakarta Selatan: Hikmah (PT Mizan Publika).

Ezra, Jakoep. 2006. Succes Through Character. Cet.ke-4. Yogyakarta : Andi Offset.

Gunawan, Adi W., Setyono,Ariesandi.2006. Becoming a Money Magnet.Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama.

Khairu, Sulistyowati. 2014. Mahir Ngomong Inggris di Semua Situasi dan Kondisi. Jakarta Selatan: Dan Idea.

M. Said, Ikhwan. 2009. “Perkembangan Kompetensi Berbahasa Penderita Afasia Tidak Lancar yang disebabkan oleh Strok Iskemik”, Ringkasan Disertasi, Program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin, Makassar.

Muhammad, As’adi. 2010. Bila Otak Kanan dan Otak Kiri Seimbang. Cet.I. Jogjakarta: Diva Press.

________________. 2010. Misteri Otak Tengah Manusia. Cet.ke-1. Jojakarta : Bukubiru.

Muhammad Zul Iman 2014. “Perancangan Materi Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Arab Tematik Berbasis Media Flash”. Fakultas Sastra Makassar.

Navare,I. “Tehnik Penggunaan Bawah Sadar untuk Mencapai Sasaran”. SorcratinIncorporated.

Pamungkas, Imam. 2014. Bahasa Arab Secara Otodidak. Jakarta Timur: PustakaMakmur.

Sailendra, Annie. 2014. Neuro Linguistic Programming (NLP). Cet.II. Yogyakarta: Bhafana Publishing

Safrodin, Muhammad. 2011. Belajar Sendiri Membaca Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Marwa.

Saleh, M. 2013. Kilat Pintar Bahasa Arab. Yogyakarta: Laksana.

Sri Narwanti, S.Pd. 2011. Creative Learning. Cet.I. Yogyakarta : Sendangadi Mlati Sleman.

Suswati, Iyus. 2012. Kamus Bergambarku Inggris-Indonesia Dilengkapi CaraMembaca. Surakarta: CV Buana Raya.

Widiasmadi, H. Nugroho, Dr. Ir. 2010. Spot Capturing Metode Dahsyat Mencetak Otak Super. Cet.I. Yogyakarta : IndonesiaTera.

Yurisaldi S, Arman, dr., M.S., SpS. 2010. Metode Aktivasi Otak, Meledakkan Potensi Otak. Cet.I. Yogyakarta : Pustaka Widyatama


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.